PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Les Indonésiens d'origine indienne sont une des minorités « allogènes » reconnues comme telles dans le pays, aux côtés de ceux d'origine arabe et chinoise.Il n'existe pas de statistiques fiables en Indonésie concernant l'ethnicité. Pas plus que les Indonésiens d'origine arabe ou chinoise, on ne peut donc dire que ceux d'origine indienne forment un groupe clairement distinct, ni ethniquement, ni géographiquement. Tout au plus constate-t-on que des familles indonésiennes se présentent comme d'origine indienne. On les reconnaît notamment à l'usage qu'elles font d'un patronyme, pratique peu courante chez la majorité des Indonésiens « de souche ».Parmi les personnalités indonésiennes d'origine indienne, on trouve Harbrinderjit Singh Dillon, plus connu comme H. S. Dillon, militant politique depuis les années 1980 à l'époque du dictateur Soeharto, défenseur des paysans et des droits de l'Homme. Le nom de « Singh » indique une origine sikh.
  • Ada beberapa kelompok suku India-Indonesia yang telah lama menetap di Indonesia. Kelompok suku masyarakat Tamil dari India Selatan banyak terdapat di daerah Sumatera Utara (Medan, Pematang Siantar, dll). Banyak dari mereka yang didatangkan oleh pemerintah kolonial Inggris untuk bekerja di perkebunan-perkebunan yang dibuka di daerah tersebut. Marimutu Sinivasan adalah seorang pengusaha India-Indonesia yang berasal dari suku Tamil, yang dilahirkan di Sumatera Utara.Di Jakarta, masyarakat Tamil-Indonesia mempunyai organisasi yang bernama Indonesia Tamil Tamram yang bergerak dalam pelestarian bahasa dan budaya Tamil, membangun saling pengertian antara orang India dan Indonesia, dan memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak Tamil di Indonesia untuk belajar bahasa ibu mereka. Untuk maksud tersebut, organisasi ini mengadakan kursus bahasa dan budaya, membagikan literatur dalam bahasa Tamil, menyelenggarakan berbagai kegiatan terkait, seperti debat, drama, tarian, dan musik, mendatangkan artis-artis terkenal dari India dalam bidang tari, musik, drama, dll.Kelompok suku masyarakat Punjabi dari India Utara banyak terdapat di kota-kota besar di Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dll. dan pada umumnya mereka hidup sebagai pedagang. Banyak dari mereka yang beragama Sikh. Beberapa tokoh terkemuka dari masyarakat ini misalnya adalah Raam Punjabi, raja sinetron Indonesia dan istrinya, Rakhee Punjabi, H.S. Dillon, pakar ekonomi pertanian.Kehidupan masyarakat Indonesia keturunan India dikemas dengan begitu unik dalam serial televisi "Raj's Family" di salah satu stasiun televisi swasta.Seorang tokoh Punjabi-Indonesia yang sering terlupakan adalah Gurnam Singh, pelari maraton pada era 1960-an yang menjadi pelari tercepat Asia pada Asian Games 1962 di Jakarta. Gurnam Singh juga berasal dari Sumatera Utara. Selain itu, di Indonesia ada pula kelompok suku masyarakat Sindhi yang juga banyak berperan dalam dunia perdagangan di Indonesia. Mereka umumnya bergerak di bidang industri garmen dan tekstil, makanan dan pertanian, perfilman, intan permata dan batu-batu mulia. Masyarakat Sindhi di Indonesia mempunyai organisasi sosial yang bernama Gandhi Seva Loka yang banyak memberikan bantuan kepada komunitas mereka sendiri, serta menyelenggarakan proram orang tua asuh secara teratur. Organisasi ini juga menolong kaum fakir-miskin di kalangan masyarakat yang lebih luas, khususnya ketika ekonomi negara dilanda krisis yang berkepanjangan. Di dalam aktivitas sosialnya, masyarakat India-Indonesia mendirikan sekolah Gandhi International School di Jakarta. Selain itu, ada pula beberapa gurdwara, tempat ibadah masyarakat Sikh, dan kuil Hindu untuk mereka yang beragama Hindu.
  • Indian Indonesians are a group of people who live in Indonesia and whose ancestors originally came from the Indian subcontinent. Therefore this term can be regarded as a blanket term for not only Indonesian Indian proper, but also Indonesian Pakistanis etc. According to the Indian Ministry of External Affairs, there are about 100,000 people of Indian origin as well as 9,000 Indian nationals living and working in Indonesia as of January 2012. Most of them are concentrated in Medan (North Sumatra) and in the Javanese cities of Jakarta, Surabaya and Bandung.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 1052537 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageLength
  • 5819 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageOutDegree
  • 46 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 90154715 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
prop-fr:wikiPageUsesTemplate
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Les Indonésiens d'origine indienne sont une des minorités « allogènes » reconnues comme telles dans le pays, aux côtés de ceux d'origine arabe et chinoise.Il n'existe pas de statistiques fiables en Indonésie concernant l'ethnicité. Pas plus que les Indonésiens d'origine arabe ou chinoise, on ne peut donc dire que ceux d'origine indienne forment un groupe clairement distinct, ni ethniquement, ni géographiquement.
  • Ada beberapa kelompok suku India-Indonesia yang telah lama menetap di Indonesia. Kelompok suku masyarakat Tamil dari India Selatan banyak terdapat di daerah Sumatera Utara (Medan, Pematang Siantar, dll). Banyak dari mereka yang didatangkan oleh pemerintah kolonial Inggris untuk bekerja di perkebunan-perkebunan yang dibuka di daerah tersebut.
  • Indian Indonesians are a group of people who live in Indonesia and whose ancestors originally came from the Indian subcontinent. Therefore this term can be regarded as a blanket term for not only Indonesian Indian proper, but also Indonesian Pakistanis etc. According to the Indian Ministry of External Affairs, there are about 100,000 people of Indian origin as well as 9,000 Indian nationals living and working in Indonesia as of January 2012.
rdfs:label
  • Indiens d'Indonésie
  • India-Indonesia
  • Indian Indonesians
owl:sameAs
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of