PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Le titre de Héros national d'Indonésie (Gelar Pahlawan Nasional Indonesia) est accordé par le gouvernement d'Indonésie aux personnes considérées comme ayant apporté une contribution significative à la lutte pour l'indépendance ou au développement de la nation.
  • National Hero of Indonesia (Indonesian: Gelar Pahlawan Nasional Indonesia) is the highest-level title awarded in Indonesia. It is posthumously given by the Government of Indonesia for actions which are deemed to be heroic – defined as "actual deeds which can be remembered and exemplified for all time by other citizens" – or "extraordinary service furthering the interests of the state and people". The Ministry of Social Affairs gives seven criteria which an individual must fulfill, as follows:An Indonesian citizen who is deceased and, during his or her lifetime, led an armed struggle or produced a concept or product useful to the state;Have continued the struggle throughout his or her life and performed above and beyond the call of duty;Have had a wide-reaching impact through his or her actions;Have shown a high degree of nationalism;Have been of good moral standing and respectable character;Never surrendered to his or her enemies; andNever made an act which taints his or her legacy.Nominations undergo a four-step process and must be approved at each level. A proposal is made by the general populace in a city or regency to the mayor or regent, who must then make a request to the province's governor. The governor then makes a recommendation to the Ministry of Social Affairs, which forwards it to the President, represented by the Board of Titles (Dewan Gelar); this board consists of two academics, two persons of a military background, and three persons who have previously received an award or title. Those selected by the President, as represented by the Board, are awarded the title at a ceremony in the Indonesian capital of Jakarta. Since 2000, the ceremony has occurred in early November – coinciding with Indonesia's Heroes' Day (Hari Pahlawan).The legal framework for the title, initially styled National Independence Hero (Pahlawan Kemerdekaan Nasional), was established with the release of Presidential Decree No. 241 of 1958. The title was first awarded on 30 August 1959 to the politician turned writer Abdul Muis, who had died the previous month. This title was used for the rest of Sukarno's rule. When Suharto rose to power in the mid-1960s, the title was given its current name. Special titles at the level of National Hero have also been awarded. Hero of the Revolution (Pahlawan Revolusi) was given in 1965 to ten victims of the failed 30 September Movement coup, while Sukarno and former vice-president Mohammad Hatta were given the title Proclamation Heroes (Pahlawan Proklamasi) in 1988 for their role in reading the Proclamation of Indonesian Independence.A total of 147 men and 12 women have been deemed national heroes, most recently Rajiman Wediodiningrat, Lambertus Nicodemus Palar and Tahi Bonar Simatupang in 2013. These heroes have come from all parts of the Indonesian archipelago, from Aceh in the west to Papua in the east. They represent numerous ethnicities, including native Indonesians, ethnic Chinese, and Eurasians. They include prime ministers, guerrillas, government ministers, soldiers, royalty, journalists, and a bishop.The following list is initially presented in alphabetical order; owing to differing cultural naming conventions, not all entries are sorted by last name. The list is further sortable by year of birth, death, and recognition. Names are standardised using the Perfected Spelling System and thus may not reflect the original spelling.
  • Pahlawan Nasional adalah gelar penghargaan tingkat tertinggi di Indonesia. Gelar anumerta ini diberikan oleh Pemerintahan Indonesia atas tindakan yang dianggap heroik – didefinisikan sebagai "perbuatan nyata yang dapat dikenang dan diteladani sepanjang masa bagi warga masyarakat lainnya." – atau "berjasa sangat luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara." Kementerian Sosial Indonesia memberikan tujuh kriteria yang harus dimiliki oleh seorang individu, yakni:Warga Negara Indonesia yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya:Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik/ perjuangan dalam bidang lain mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.Telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.Pengabdian dan Perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya (tidak sesaat) dan melebihi tugas yang diembannya.Perjuangan yang dilakukan mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi.Memiliki akhlak dan moral yang tinggi.Tidak menyerah pada lawan/musuh dalam perjuangannya.Dalam riwayat hidupnya tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nilai perjuangannya.Pemilihan dijalankan dalam empat langkah dan harus mendapatkan persetujuan pada setiap tingkatan. Sebuah proposal dibuat oleh masyarakat di kota atau kabupaten kepada walikota atau bupati, yang kemudian harus membuat permohonan kepada gubernur di provinsi tersebut. Gubernur kemudian membuat rekomendasi kepada Kementerian Sosial, yang kemudian diteruskan kepada Presiden, yang diwakili oleh Dewan Gelar; dewan tersebut terdiri dari dua akademisi, dua orang dari latar belakang militer, dan tiga orang yang sebelumnya telah menerima sebuah penghargaan atau gelar. Pada langkah terakhir, pemilihan dilakukan oleh Presiden, yang diwakili oleh Dewan, yang menganugerahi gelar tersebut pada sebuah upacara di ibukota Indonesia Jakarta. Sejak 2000, upacara diselenggarakan setiap Hari Pahlawan pada tanggal 10 November.Kerangka undang-undang untuk gelar tersebut awalnya menggunakan nama Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang dibuat pada saat dikeluarkannya Dekrit Presiden No. 241 Tahun 1958. Gelar pertama dianugerahi pada 30 Agustus 1959 kepada politisi yang menjadi penulis bernama Abdul Muis, yang wafat pada bulan sebelumnya. Gelar ini digunakan saat pemerintahan Sukarno. Ketika Suharto berkuasa pada pertengahan 1960an, gelar terbut berganti nama menjadi Pahlawan Nasional. Gelar khusus pada tingkat Pahlawan Nasional juga dianugerahkan. Pahlawan Revolusi diberikan pada tahun 1965 kepada sepuluh korban kudeta Gerakan 30 September yang gagal, sementara Sukarno dan mantan wakil presiden Mohammad Hatta diberikan gelar Pahlawan Proklamator pada 1988 karena peran mereka dalam membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia147 pria dan 12 wanita telah diangkat sebagai pahlawan nasional, yang paling terbaru adalah Rajiman Wediodiningrat, Lambertus Nicodemus Palar dan Tahi Bonar Simatupang pada tahun 2013. Pahlawan-pahlawan tersebut berasal dari seluruh wilayah di kepulauan Indonesia, dari Aceh di bagian barat sampai Papua di bagian timur. Mereka berasal dari berbagai etnis, meliputi pribumi Indonesia, etnis Tionghoa, dan Eurasia. Mereka meliputi perdana menteri, gerilyawan, menteri-menteri pemerintahan, prajurit, bangsawan, jurnalis, dan seorang uskup.Daftar berikut ini disajikan dalam urutan abjad; karena perbedaan konvensi budaya penamaan, tidak semua entri diurutkan menurut nama belakang. Daftar ini lebih melakukan penyortiran menurut tahun kelahiran, wafat, dan penetapan. Nama-nama distandarisasikan menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan dan tidak menggunakan ejaan aslinya.
  • Der Titel der Nationalheld Indonesiens (Indonesisch: Gelar Pahlawan Nasional Indonesia) wird von der Regierung Indonesiens Menschen verliehen, die einen bedeutenden Beitrag zum Kampf für die Unabhängigkeit oder die Entwicklung der Nation leisteten.Die Tradition offiziell Menschen als indonesische Nationalhelden zu bezeichnen begann in der Zeit von Präsident Sukarno. Die erste Person die den Titel erhält war Abdul Muis (per Präsidentenbeschluss Nr. 218/1959 am 30. August 1959 ausgestellt). Bis Anfang 2009 wurden 143 Menschen als nationaler Held benannt.Es gibt vier Arten von nationalen Helden: Helden der nationalen Unabhängigkeit : der Begriff wurde während der Regierung von Präsident Sukarno verwendet Nationalhelden: verwendet seit Beginn der Regierung Präsident Suhartos Proklamationshelden: verliehen an Sukarno und Mohammad Hatta, die die indonesische Unabhängigkeit erklärten Helden der Revolution: verliehen an Menschen, die beim sogenannten 30. September-Bewegung-Putschversuch von 1965 getötet wurden
  • De titel Held van Indonesië (Indonesisch: Pahlawan Nasional Indonesia) is een eerbewijs dat door de president van Indonesië bij decreet en postuum wordt toegekend.
  • 인도네시아 국가 영웅(인도네시아어: Gelar Pahlawan Nasional Indonesia 글라르 팔라완 나시오날 인도네시아[*])은 인도네시아 정부에서 인도네시아의 독립이나 발전에 크게 기여한 인물을 뽑아 수여하는 명예로운 칭호이다. 과거의 역사적인 위인에 대해서도 주어지므로 17세기의 술탄 아궁이나 이스칸다르 무다와 같은 고전 영웅들부터 수카르노 등 현대의 인물까지 광범위하게 포함한다.
  • Национальный герой Индонезии (индон. Pahlawan Nasional Indonesia) — почётный титул, звание, присваиваемое правительством Индонезии за выдающиеся заслуги в борьбе за независимость или за вклад в развитие нации. В настоящее время насчитывается 156 национальных героев Индонезии.
dbpedia-owl:thumbnail
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 5665640 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageLength
  • 22224 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageOutDegree
  • 170 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 110764275 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
prop-fr:consultéLe
  • 2013-08-16 (xsd:date)
prop-fr:fr
  • Agus Salim
  • Wage Rudolf Supratman
  • Siti Hartinah
  • Yos Sudarso
  • Ahmad Yani
  • Raden Ayu Kartini
  • Compagnie néerlandaise des Indes orientales en Indonésie
  • Abdul Muis
  • Abdul Rahman Saleh
  • Achmad Subardjo
  • Ageng Tirtayasa
  • Agustinus Adisucipto
  • Ahmad Dahlan
  • Albertus Soegijapranata
  • Arie Frederik Lasut
  • Assemblée constitutionnelle d'Indonésie
  • Basuki Rahmat
  • Cour suprême d'Indonésie
  • Cut Nyak Dhien
  • Cut Nyak Meutia
  • Donald Izacus Panjaitan
  • Ernest Douwes Dekker
  • Fatmawati
  • Gatot Soebroto
  • Hasyim Asy'ari
  • Herman Johannes
  • I Gusti Ketut Jelantik
  • Ida Anak Agung Gde Agung
  • Jahja Daniel Dharma
  • Kiras Bangun
  • M. T. Haryono
  • Maria Walanda Maramis
  • Mohammad Natsir
  • Mohammad Yamin
  • Pakubuwo VI
  • Pangeran Diponegoro
  • Pierre Tendean
  • R. Sugiyono Mangunwiyoto
  • Raden Oto Iskandar di Nata
  • Raja Ali Haji
  • Rasuna Said
  • Robert Wolter Monginsidi
  • Sam Ratulangi
  • Sisingamangaraja XII
  • Siswondo Parman
  • Soeprapto
  • Sri Sultan Hamengkubuwono IX
  • Supriyadi
  • Sutoyo Siswomiharjo
  • Teuku Umar
  • Tjipto Mangoenkoesoemo
  • Tjokroaminoto
  • Tuanku Imam Bonjol
  • Wahid Hasyim
  • Wilhelmus Zakaria Johannes
  • Gouvernement révolutionnaire de la République d'Indonésie
prop-fr:lang
  • en
  • id
prop-fr:texte
  • Assemblée constituante
  • Néerlandais
  • néerlandais
  • Abdulrachman Saleh, Maj. Gen. TNI. Prof. DR.
  • Diponegoro, Prince
  • H.O.S. Tjokroaminoto
  • Hamengkubuwono IX, Sri Sultan
  • Haryono, Lt. Gen.TNI, M.T.
  • Hasyim Asy'ari, K.H.
  • Imam Bonjol, Tuanku
  • Johannes, Wilhelmus Zakaria
  • Kartini, Raden Ajeng
  • Ketut Jelantik, I Gusti
  • Oto Iskandar di Nata, Raden
  • PRRI
  • Pakubuwono VI, Sri Susuhunan
  • Panjaitan, Donalk Izacus
  • Parman, Lt Gen.TNI. Siswondo
  • Rasuna Said, H.
  • Siti Hartinah, Ny. Hj. Fatimah
  • Soeprapto, Lt. Gen. TNI.
  • Sugiopranoto
  • Sugiyono Mangunwiyoto, R.
  • Sutoyo Siswomihardjo, Maj. Gen. TNI
  • Wahid Hasyim, K.H. Abdul
  • Yamin, Prof. Mohammad
prop-fr:titre
  • List at TokohIndonesia
prop-fr:trad
  • Constitutional Assembly of Indonesia
  • Yos Sudarso
  • Abdul Rahman Saleh
  • Dutch East India Company in Indonesia
  • I Gusti Ketut Jelantik
  • Indonesian Supreme Court
  • Oto Iskandar di Nata
  • Pakubuwono VI
  • Revolutionary Government of the Republic of Indonesia
prop-fr:url
  • http://www.tokohindonesia.com/pemuka/pahlawan/index.shtml
prop-fr:wikiPageUsesTemplate
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Le titre de Héros national d'Indonésie (Gelar Pahlawan Nasional Indonesia) est accordé par le gouvernement d'Indonésie aux personnes considérées comme ayant apporté une contribution significative à la lutte pour l'indépendance ou au développement de la nation.
  • De titel Held van Indonesië (Indonesisch: Pahlawan Nasional Indonesia) is een eerbewijs dat door de president van Indonesië bij decreet en postuum wordt toegekend.
  • 인도네시아 국가 영웅(인도네시아어: Gelar Pahlawan Nasional Indonesia 글라르 팔라완 나시오날 인도네시아[*])은 인도네시아 정부에서 인도네시아의 독립이나 발전에 크게 기여한 인물을 뽑아 수여하는 명예로운 칭호이다. 과거의 역사적인 위인에 대해서도 주어지므로 17세기의 술탄 아궁이나 이스칸다르 무다와 같은 고전 영웅들부터 수카르노 등 현대의 인물까지 광범위하게 포함한다.
  • Национальный герой Индонезии (индон. Pahlawan Nasional Indonesia) — почётный титул, звание, присваиваемое правительством Индонезии за выдающиеся заслуги в борьбе за независимость или за вклад в развитие нации. В настоящее время насчитывается 156 национальных героев Индонезии.
  • Der Titel der Nationalheld Indonesiens (Indonesisch: Gelar Pahlawan Nasional Indonesia) wird von der Regierung Indonesiens Menschen verliehen, die einen bedeutenden Beitrag zum Kampf für die Unabhängigkeit oder die Entwicklung der Nation leisteten.Die Tradition offiziell Menschen als indonesische Nationalhelden zu bezeichnen begann in der Zeit von Präsident Sukarno. Die erste Person die den Titel erhält war Abdul Muis (per Präsidentenbeschluss Nr. 218/1959 am 30. August 1959 ausgestellt).
  • National Hero of Indonesia (Indonesian: Gelar Pahlawan Nasional Indonesia) is the highest-level title awarded in Indonesia. It is posthumously given by the Government of Indonesia for actions which are deemed to be heroic – defined as "actual deeds which can be remembered and exemplified for all time by other citizens" – or "extraordinary service furthering the interests of the state and people".
  • Pahlawan Nasional adalah gelar penghargaan tingkat tertinggi di Indonesia.
rdfs:label
  • Héros national d'Indonésie
  • Daftar Pahlawan Nasional Indonesia
  • Held van Indonesië
  • Liste indonesischer Nationalhelden
  • National Hero of Indonesia
  • Национальный герой Индонезии
  • 인도네시아 국가 영웅
owl:sameAs
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:depiction
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of