L’exil est l'état (social, psychologique, politique...) d'une personne, l'exilé, qui, volontairement ou non, a quitté sa patrie, sous la contrainte d'un bannissement ou d'une déportation, l'impossibilité de survivre ou la menace d'une persécution, et de ce fait vit dans un pays étranger avec ce que cela implique de contraintes sociales spécifiques (langue, insertion, identité...) et de sentiment d'éloignement de la patrie (nostalgie, déracinement...).

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • L’exil est l'état (social, psychologique, politique...) d'une personne, l'exilé, qui, volontairement ou non, a quitté sa patrie, sous la contrainte d'un bannissement ou d'une déportation, l'impossibilité de survivre ou la menace d'une persécution, et de ce fait vit dans un pays étranger avec ce que cela implique de contraintes sociales spécifiques (langue, insertion, identité...) et de sentiment d'éloignement de la patrie (nostalgie, déracinement...).
  • Изгнание — вид наказания, заключающийся в перемещении лица или группы лиц с места обычного проживания (в городе, области, государстве) под страхом тюремного заключения или казни.Известно уже в Ветхом Завете, в античном праве (др.-греч. εξορία, лат. exilium, юридически отличалось от ссылки (лат. relegatio), при которой наказанному назначается конкретное место проживания). В Древней Греции изгнание назначалось путём голосования (остракизм). В Древнем Риме право на изгнание имел римский Сенат. Изгнанию из Флоренции подвергся Данте Алигьери.Видом изгнания было принятое в СССР наказание в виде запрета на жительство в крупнейших городах («минус двенадцать») и высылка за 101-й километр, при которых наказываемый мог сам выбирать место жительства. Изгнанию подверглись некоторые общественные деятели и работники искусств (А. Солженицын, О. Рабин и др.).Изгнанию могут подвергаться целые народы (см. Депортация, Этнические чистки).Слово «изгнание» употребляется также и в смысле добровольной эмиграции с целью избежать преследования.
  • Eksil berasal dari kata bahasa Inggris exile yang berarti terasing, atau dipaksa meninggalkan kampung halaman atau rumahnya.Sastra eksil Indonesia ialah karya sastra orang-orang eksil Indonesia, yakni orang-orang Indonesia yang terpaksa tidak bisa pulang kembali ke Indonesia karena situasi politik pada tahun 1965, khususnya mereka yang bermukim di Eropa Barat, dan lebih khusus lagi yang di Belanda. Situasi politik yang dimaksud ialah perubahan pemerintahan secara drastis dari pemerintahan sipil ke pemerintahan di bawah kekuasaan militer. Keadaan ini terjadi sejak sekitar kuartal pertama tahun 1966, yang diawali dengan apa yang dinamakan ‘Peristiwa G30S’ tahun 1965. Terhambatnya warga Indonesia tidak bisa kembali ke tanah air, dan harus hidup dari satu negeri ke negeri lain, oleh mantan Presiden Abdulrachman Wahid alias Gus Dur menamai orang-orang eksil Indonesia sebagai ‘orang-orang yang terhalang pulang’ atau ‘orang-orang klayaban’.Setelah peristiwa September 1965 tersebut, sejumlah pengarang Indonesia yang terdampar di luar negeri dan tidak bisa atau tidak diperbolehkan pulang ke tanah air, memunculkan fenomena yang dikenal sebagai sastra eksil Indonesia.Istilah eksil di Indonesia tidak hanya mengacu pada eksil di bidang politik atau sastra. Ada pula ‘eksil sosial-ekonomi’, seperti yang pernah dialami orang-orang eksil Indonesia (baca: Jawa dan Madura) pada masa kolonial yang harus bekerja sebagai buruh dan tenaga administrasi di perkebunan-perkebunan besar di berbagai negeri, seperti Afrika Selatan, Sri Langka, Suriname dan Kaledonia Baru. Catatan-catatan narasi para eksil sosial-ekonomi dari Indonesia ini tidak ditulis oleh para eksil, dan belum dieksplorasi para peneliti, tetapi sebagai bagian dari sejarah tutur yang panjang tentang orang-orang yang ‘diselong’ atau ‘dibuang’, pada masa kolonial. Sepatah kata Jawa ‘sélong’, yang berarti ‘buang’ itu sendiri berakar pada kata ‘Ceylon’, pulau tempat pembuangan para penjahat (sebenarnya ‘pemberontak’) dari Pulau Jawa khususnya – pada masa ketika Ceylon menjadi tanah jajahan Belanda.Perbendaharaan ‘eksil politik’ juga terdapat dalam lakon cerita wayang purwa yang berjudul “Pandhawa Tundhung”, disadur dari salah satu episode dalam kakawin Mahabharata atau Astadasaparwa, yaitu episode Wirataparwa. Isi dan intinya, bahwa setelah Pandawa kalah dalam bermain dadu – bahasa seni untuk ‘perang diplomasi’– dari musuh bebuyutannya, yaitu Kurawa, Pandawa dihukum buang selama 13 tahun, dan identitas mereka harus dihapus selama dalam pembuangan itu. Para Pandawa yang telah membuang ciri-ciri dan jatidiri mereka, mencari suaka di wilayah Kerajaan Wirata. Pandawa hidup sebagai eksil Politik!Ada dua contoh lain tentang eksil politik di dalam sejarah Indonesia, dari babakan sejarah yang jauh lebih muda, yaitu tentang masuknya Islam ke Jawa pada sekitar awal abad ke-15. Masyarakat Badui berikut kebudayaan dan tradisinya di Banten Selatan, yang menutup diri dari dunia luar sampai sekarang, ialah mantan warga dinasti Tarumanegara yang menyingkir ketika kekuatan Islam menundukkan dinasti Tarumanegara dan membangun kerajaan Islam Banten di pantai barat Pulau Jawa.Hal serupa terjadi pada masyarakat ‘Wong Using’ di Gunung Tengger Jawa Timur. Mereka, ‘Masyarakat Using’ itu, adalah sebagian dari masyarakat Hindu-Budha penduduk kerajaan Hindu-Budha Majapahit, yang menolak kekuasaan Islam, dan melarikan diri naik ke kaki pegunungan Bromo dan Tengger. ‘Using’ dari kata ‘sing’ ekuivalen dari kata Indonesia ‘tidak’ (bandingkan dengan kata ‘sèng’ dalam dialek Melayu-Ambon).Dilihat dari sudut ini, maka apa yang sekarang kita kenal sebagai sastra Bali kuno, yang tercatat dalam helai-helai lontar itu, tidak lain adalah buah kebudayaan atau sastra ‘hibrida’ yang berkembang dari sastra Jawa Kuno di dalam pengungsian, selama para pendukungnya mencari asil (asylum) di Pulau Dewata.Kebudayaan eksil, tentu saja juga termasuk sastra eksil, lahir sebagai akibat terjadinya dua atau lebih kekuatan ideologi dan kekuatan politik – sekaligus juga kekuatan ideologi-politik – yang tidak terdamaikan, sehingga pihak yang satu harus dilenyapkan atau diusir sejauh-jauhnya oleh pihak yang lain. Hindu-Budha vs Islam (Badui, Wong Using, Bali Kuno – abad ke-15), Belanda vs Jawa (Samin – abad ke-19), Kiri vs Kanan/Militerisme (Diaspora Indonesia – dua dasawarsa pasca-PD II). Atau, dalam bentuk yang ‘lebih lunak’, hasil dari sekelompok makhluk yang kalah kuat yang dipindahkan dengan paksa dari tempat satu ke tempat lain oleh sekelompok makhluk yang lebih kuat. Seperti misalnya, antara lain, sastra Jawa Suriname dan sastra Jawa Afrika Selatan, yang lahir dari kuli-kuli kontrak dari Jawa di kawasan-kawasan tersebut.Sama seperti halnya Eksil Pandawa, para Eksil Indonesia juga harus membuang ciri-ciri dan jatidiri mereka. Perbedaan antara eksil Pandawa dengan eksil Indonesia, jika Eksil Pandawa menghilangkan jatidiri sebagai bagian dari hukuman yang dijatuhkan oleh Kurawa sebagai pemenang. Bagi Eksil Indonesia, penghilangan jati diri itu dilakukan atas desakan dari penguasa di mana mereka berlindung – semua eksil Indonesia yang bermukim di China mereka harus bernama China, bahkan sampai di Eropa Barat pun (Perancis) mereka ‘mengubah nama’ mereka menjadi nama-nama Perancis. Goncangan perubahan itu terlebih dirasakan oleh para eksil, karena di dalam ideologi mereka telah ditanamkan ajaran, bahwa ‘dunia proletariat mereka’ adalah ‘dunia murni’, sedang dunia di luar mereka adalah ‘lautan burjuasi’ yang serba kotor.
  • Exile means to be away from one's home (i.e. city, state or country), while either being explicitly refused permission to return and/or being threatened with imprisonment or death upon return. It can be a form of punishment and solitude.It is common to distinguish between internal exile, i.e., forced resettlement within the country of residence, and external exile, deportation outside the country of residence. Although most commonly used to describe an individual situation, the term is also used for groups (especially ethnic or national groups), or for an entire government. Terms such as diaspora and refugee describe group exile, both voluntary and forced, and government in exile describes a government of a country that has been forced to relocate and argue its legitimacy from outside that country.Exile can also be a self-imposed departure from one's homeland. Self-exile is often depicted as a form of protest by the person that claims it, to avoid persecution or legal matters (such as tax or criminal allegations), an act of shame or repentance, or isolating oneself to be able to devote time to a particular thing.Article 9 of the Universal Declaration of Human Rights states that "No one shall be subjected to arbitrary arrest, detention or exile."
  • Exili és el fet d'abandonar, voluntàriament o per força el territori d'un estat. Generalment obeeix a motivacions polítiques.En l'antiga Grècia s'anomenava ostracisme i era una pràctica política habitual, en canvi a Roma va evolucionar des de l'era republicana, on es considerava els exiliats com a simples fugitius, degut al fet que en la Roma imperial s'aplicava la deportació (a illes) i la relegació (confinament).Amb motiu de guerres i intoleràncies (sobretot de tipus religiós) s'han anat repetint els exilis al llarg de la història. Entre altres són molt coneguts i estudiats els dels jueus d'Europa, els moriscs d'Espanya, els hugonots de França, els puritans anglesos, els nobles per la Revolució Francesa i l'exili per la Guerra Civil Espanyola.
  • 流罪(るざい)とは刑罰の一つで、罪人を辺境や島に送る追放刑である。流刑(るけい、りゅうけい)、配流(はいる)とも言う。特に流刑地が島の場合には島流し(しまながし)とも呼ばれる事もある。現在、先進民主主義国において流罪は絶対的不定期刑に該当するとして罪刑法定主義と言う近代刑法原則の派生原理から禁止されている。
  • El exilio es el hecho de encontrarse lejos del lugar natural (ya sea ciudad o nación) y puede definirse como la expatriación, voluntaria o forzada, de un individuo mientras que alguna circunstancia deniega explícitamente el permiso para regresar por amenazas de cárcel o muerte. Algunos autores utilizan el término “exiliado” con el sentido de “refugiado”. Puede ser una forma de castigo y soledad.Es común distinguir entre exilio externo, la deportación fuera del lugar de residencia, y el exilio interno, ya sea por un forzado reasentamiento en el lugar de residencia o por verse coartada la posibilidad de actuar en el mismo a través de la prohibición de desarrollar sus actividades (generalmente literarias o artísticas) o de manifestar públicamente la disensión respecto al régimen. Aunque más comúnmente utilizado para describir una situación individual, el término se utiliza también para grupos (especialmente los grupos étnicos o nacionales), o para un gobierno entero.Así, existen expresiones tales como la diáspora de refugiados y el exilio de grupo, tanto voluntario como forzoso. En España, se considera el exilio por antonomasia al exilio republicano tras la Guerra Civil de 1936-1939. El gobierno en el exilio describe un gobierno de un país que se ha visto obligado a trasladarse y defender su legitimidad desde fuera de ese país, como el del Tíbet o el republicano español de posguerra; y también puede darse el caso de naciones en exilio, como Armenia de 1078 a 1375, que tras la invasión de su territorio por tribus selyúcidas se exilió en Cilicia formando un nuevo reino.El exilio también puede ser una salida autoimpuesta de la patria. Autoexilio es a menudo representado como una forma de protesta por la persona que lo reclama, para evitar la persecución o asuntos legales (como los impuestos o las denuncias penales), un acto de vergüenza o arrepentimiento, o el aislamiento de uno mismo para poder dedicar tiempo a una cosa particular.El artículo 9 de la Declaración Universal de los Derechos Humanos establece que «nadie podrá ser arbitrariamente detenido, preso ni desterrado».
  • Uchodźstwo – proces opuszczania stałego miejsca zamieszkania przez osoby zagrożone prześladowaniami, będącymi wynikiem konfliktów zbrojnych – zewnętrznych i wewnętrznych, polityki państwa itp.
  • A száműzetés a büntetés-végrehajtás egyik módja, amit az ókortól kezdve a modern korig alkalmaznak, elsősorban a nagy területtel rendelkező országok (Oroszország, Egyesült Államok, Kína), illetve a távoli gyarmatokkal rendelkezők (pl. Nagy-Britannia, Franciaország). A büntetés lényege, hogy az elítéltet valami távoli, kietlen területre viszik, ahol esetleg fő- vagy mellékbüntetésként kényszermunkát végeztetnek vele. A területet nem hagyhatja el.A száműzetés egyik célja az adott személy fizikai eltávolítása, illetve ezáltal megalázása. A száműzött a számára kijelölt területen letelepedhet és munkát végezhet, akár családot is alapíthat, de korábbi lakhelyére a büntetésként kiszabott ideig nem térhet vissza.Létezik önkéntes száműzetés is, amiben az adott személy elhagyja a hazáját, mert nem ért egyet annak politikájával, vagy mert ott üldöztetésnek van kitéve. Lehetséges az is, hogy a korábbi uralkodó vagy akár egy egész kormány politikai száműzetésbe vonul, abban a reményben, hogy befolyással lehetnek az elhagyott országra, vagy valamikor visszatérhetnek a hatalomba.
  • 유배(流配)는 죄인을 먼 곳으로 추방하는 것을 말한다.조선 시대에는 유형(流刑)이라 하여 3000~5000리 사이에서 거리에 차별을 두었다. 유배는 대체로 정치범이 받는 형벌로, 어느 경우에나 곤장 100대를 때려서 보내 김범우처럼 유배 생활 중에 숨진 사람도 있다. 유배의 종류는 2000리 밖(약 800km 밖), 3000리 밖(약 1,200km 밖), 이주, 정배, 무기정배, 원지정배, 절도정배(외딴섬), 절도안치, 가극안치, 위리안치, 본향안치 (本鄕安治) 등이 있었다. 유배지는 대부분 전라도였다.
  • Verbanning of ballingschap is het bij wijze van straf verwijderen van iemand uit een gemeenschap. Wie veroordeeld wordt tot ballingschap wordt een balling of banneling genoemd. Verbanning kan variëren van een verbod op blijven op de oorspronkelijke locatie tot gedwongen verhuizing naar een (meestal afgelegen) andere locatie. Die locatie wordt dan het ballingsoord genoemd.
  • Exil (z lat. exilium, vyhnanství a exul, vypovězený) znamenal původně trest vypovězení, dnes znamená stav člověka nebo skupiny exulantů, lidí, kteří museli opustit svou vlast v důsledku vypovězení, vyhnání, deportace, ztráty občanství nebo aby unikli politickému, národnostnímu, rasovému nebo náboženskému pronásledování.Slovo exil pak může označovat i skupinu exulantů z téže země, z téže příčiny a podobně. Příklad: Československý předválečný exil.
  • Der Begriff Exil (lateinisch Exilium, zu ex(s)ul = in der Fremde weilend, verbannt) bezeichnet die Abwesenheit eines Menschen oder einer Volksgruppe aus der eigenen Heimat, die aufgrund von Ausweisung, Verbannung, Vertreibung, Ausbürgerung, Zwangsumsiedlung, religiöser oder politischer Verfolgung sowie unerträglicher Verhältnisse im Heimatland mit anschließender Auswanderung hervorgerufen wurde. Das Exil ist daher meist durch Einschränkungen der freien Entfaltung des Individuums oder einer Bedrohung in der Heimat begründet. Im Gegensatz zur Deportation finden am neu gewählten Zielort jedoch keine weiteren Freiheitsbeschränkungen durch den für das Exil verantwortlichen Staat statt. Da das Exil typischerweise nicht freiwillig gewählt wurde, sondern auf Zwang beruht, empfinden Exilanten ihren Zustand meist als unerwünscht und bedrückend. Sie streben daher in der Regel eine baldige Rückkehr ins Heimatland an, sobald der ursprüngliche Grund für den Gang ins Exil beseitigt ist, etwa durch einen Regierungswechsel. Flüchtlinge, die im Zuge der Flucht einer Vielzahl von Menschen aus einem Land – etwa wegen Unruhen, eines Krieges oder einer Hungerkatastrophe – auf längere Zeit im Ausland leben, werden in der Regel nicht als Exilanten bzw. als „im Exil lebend“ bezeichnet.
  • Essere in esilio significa stare lontano dalla propria casa (vale a dire città, stato o nazione) a causa dell'esplicito rifiuto del permesso di farvi ritorno, o sotto la minaccia di essere imprigionato o giustiziato in caso di ritorno.Si usa comunemente distinguere tra esilio interno (o confino), ovvero il reinsediamento forzato all'interno della propria nazione di residenza, e l'esilio esterno, ovvero l'espulsione dal territorio della Patria con divieto di reingresso.
  • Sürgün (hukuktaki anlamı): Ceza olarak belli bir yerin dışında veya belli bir yerde oturtmak; zorunlu göç
  • O exílio (do latim exilium banimento, degredo) é o estado de estar longe da própria casa (seja cidade ou nação) e pode ser definido como a expatriação, voluntária ou forçada de um indivíduo. Também pode-se utilizar as palavras, banimento, desterro ou degredo. Alguns autores utilizam o termo exilado no sentido de refugiado.Além de pessoas em exílio há governos em exílio, como o do Tibete ou nações em exílio, como foi o caso da Armênia de 1078 a 1375, que depois da invasão de seu território por tribos seljúcidas, exilou-se na Cilícia, formando um novo reino.
dbpedia-owl:wikiPageExternalLink
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 460320 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageLength
  • 85098 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageOutDegree
  • 185 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 110064883 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
prop-fr:wikiPageUsesTemplate
prop-fr:wiktionary
  • exil
prop-fr:wiktionaryTitre
  • exil
  • exil
dcterms:subject
rdfs:comment
  • L’exil est l'état (social, psychologique, politique...) d'une personne, l'exilé, qui, volontairement ou non, a quitté sa patrie, sous la contrainte d'un bannissement ou d'une déportation, l'impossibilité de survivre ou la menace d'une persécution, et de ce fait vit dans un pays étranger avec ce que cela implique de contraintes sociales spécifiques (langue, insertion, identité...) et de sentiment d'éloignement de la patrie (nostalgie, déracinement...).
  • 流罪(るざい)とは刑罰の一つで、罪人を辺境や島に送る追放刑である。流刑(るけい、りゅうけい)、配流(はいる)とも言う。特に流刑地が島の場合には島流し(しまながし)とも呼ばれる事もある。現在、先進民主主義国において流罪は絶対的不定期刑に該当するとして罪刑法定主義と言う近代刑法原則の派生原理から禁止されている。
  • Uchodźstwo – proces opuszczania stałego miejsca zamieszkania przez osoby zagrożone prześladowaniami, będącymi wynikiem konfliktów zbrojnych – zewnętrznych i wewnętrznych, polityki państwa itp.
  • 유배(流配)는 죄인을 먼 곳으로 추방하는 것을 말한다.조선 시대에는 유형(流刑)이라 하여 3000~5000리 사이에서 거리에 차별을 두었다. 유배는 대체로 정치범이 받는 형벌로, 어느 경우에나 곤장 100대를 때려서 보내 김범우처럼 유배 생활 중에 숨진 사람도 있다. 유배의 종류는 2000리 밖(약 800km 밖), 3000리 밖(약 1,200km 밖), 이주, 정배, 무기정배, 원지정배, 절도정배(외딴섬), 절도안치, 가극안치, 위리안치, 본향안치 (本鄕安治) 등이 있었다. 유배지는 대부분 전라도였다.
  • Verbanning of ballingschap is het bij wijze van straf verwijderen van iemand uit een gemeenschap. Wie veroordeeld wordt tot ballingschap wordt een balling of banneling genoemd. Verbanning kan variëren van een verbod op blijven op de oorspronkelijke locatie tot gedwongen verhuizing naar een (meestal afgelegen) andere locatie. Die locatie wordt dan het ballingsoord genoemd.
  • Exil (z lat. exilium, vyhnanství a exul, vypovězený) znamenal původně trest vypovězení, dnes znamená stav člověka nebo skupiny exulantů, lidí, kteří museli opustit svou vlast v důsledku vypovězení, vyhnání, deportace, ztráty občanství nebo aby unikli politickému, národnostnímu, rasovému nebo náboženskému pronásledování.Slovo exil pak může označovat i skupinu exulantů z téže země, z téže příčiny a podobně. Příklad: Československý předválečný exil.
  • Essere in esilio significa stare lontano dalla propria casa (vale a dire città, stato o nazione) a causa dell'esplicito rifiuto del permesso di farvi ritorno, o sotto la minaccia di essere imprigionato o giustiziato in caso di ritorno.Si usa comunemente distinguere tra esilio interno (o confino), ovvero il reinsediamento forzato all'interno della propria nazione di residenza, e l'esilio esterno, ovvero l'espulsione dal territorio della Patria con divieto di reingresso.
  • Sürgün (hukuktaki anlamı): Ceza olarak belli bir yerin dışında veya belli bir yerde oturtmak; zorunlu göç
  • O exílio (do latim exilium banimento, degredo) é o estado de estar longe da própria casa (seja cidade ou nação) e pode ser definido como a expatriação, voluntária ou forçada de um indivíduo. Também pode-se utilizar as palavras, banimento, desterro ou degredo.
  • A száműzetés a büntetés-végrehajtás egyik módja, amit az ókortól kezdve a modern korig alkalmaznak, elsősorban a nagy területtel rendelkező országok (Oroszország, Egyesült Államok, Kína), illetve a távoli gyarmatokkal rendelkezők (pl. Nagy-Britannia, Franciaország). A büntetés lényege, hogy az elítéltet valami távoli, kietlen területre viszik, ahol esetleg fő- vagy mellékbüntetésként kényszermunkát végeztetnek vele.
  • El exilio es el hecho de encontrarse lejos del lugar natural (ya sea ciudad o nación) y puede definirse como la expatriación, voluntaria o forzada, de un individuo mientras que alguna circunstancia deniega explícitamente el permiso para regresar por amenazas de cárcel o muerte. Algunos autores utilizan el término “exiliado” con el sentido de “refugiado”.
  • Exile means to be away from one's home (i.e. city, state or country), while either being explicitly refused permission to return and/or being threatened with imprisonment or death upon return. It can be a form of punishment and solitude.It is common to distinguish between internal exile, i.e., forced resettlement within the country of residence, and external exile, deportation outside the country of residence.
  • Изгнание — вид наказания, заключающийся в перемещении лица или группы лиц с места обычного проживания (в городе, области, государстве) под страхом тюремного заключения или казни.Известно уже в Ветхом Завете, в античном праве (др.-греч. εξορία, лат. exilium, юридически отличалось от ссылки (лат. relegatio), при которой наказанному назначается конкретное место проживания). В Древней Греции изгнание назначалось путём голосования (остракизм). В Древнем Риме право на изгнание имел римский Сенат.
  • Der Begriff Exil (lateinisch Exilium, zu ex(s)ul = in der Fremde weilend, verbannt) bezeichnet die Abwesenheit eines Menschen oder einer Volksgruppe aus der eigenen Heimat, die aufgrund von Ausweisung, Verbannung, Vertreibung, Ausbürgerung, Zwangsumsiedlung, religiöser oder politischer Verfolgung sowie unerträglicher Verhältnisse im Heimatland mit anschließender Auswanderung hervorgerufen wurde.
  • Eksil berasal dari kata bahasa Inggris exile yang berarti terasing, atau dipaksa meninggalkan kampung halaman atau rumahnya.Sastra eksil Indonesia ialah karya sastra orang-orang eksil Indonesia, yakni orang-orang Indonesia yang terpaksa tidak bisa pulang kembali ke Indonesia karena situasi politik pada tahun 1965, khususnya mereka yang bermukim di Eropa Barat, dan lebih khusus lagi yang di Belanda.
  • Exili és el fet d'abandonar, voluntàriament o per força el territori d'un estat.
rdfs:label
  • Exil
  • Eksil
  • Esilio
  • Exil
  • Exil
  • Exile
  • Exili
  • Exilio
  • Exílio
  • Száműzetés
  • Sürgün (hukuk)
  • Uchodźstwo
  • Verbanning
  • Изгнание
  • 流罪
  • 유배
owl:sameAs
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageDisambiguates of
is dbpedia-owl:wikiPageRedirects of
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of