Comme beaucoup d'autres langues, le malais et l'indonésien ont donné naissance à des créoles. On identifie ainsi : le malais baba de Singapour ; le malais de Malacca ; le malais de Sri Lanka.

PropertyValue
dbpedia-owl:abstract
  • Comme beaucoup d'autres langues, le malais et l'indonésien ont donné naissance à des créoles. On identifie ainsi : le malais baba de Singapour ; le malais de Malacca ; le malais de Sri Lanka. le peranakan en Indonésie (Java et Bali).Portail de l’Indonésie Portail de l’Indonésie Portail de la Malaisie Portail de la Malaisie Portail de Singapour Portail de Singapour Portail du Sri Lanka Portail du Sri Lanka Portail des langues créoles et de la créolophonie Portail des langues créoles et de la créolophonie
  • Selain bentuk klasik dan sastranya, bahasa Melayu sudah memiliki beragam dialek regional sebelum berdirinya Kesultanan Malaka. Bahasa Melayu menyebar melalui kontak antaretnis dan perdagangan di seluruh kepulauan Melayu sampai Filipina. Kontak ini menghasilkan lingua franca yang disebut bahasa Melayu Pasar atau bahasa Melayu rendah. Umumnya diyakini bahwa Melayu Pasar adalah bahasa pidgin yang dipengaruhi kontak antara pedagang Melayu dan Cina.Selain penyederhanaan umum bahasa pidgin, lingua franca Melayu memiliki sejumlah karakteristik. Salah satunya adalah kepemilikan yang ditandai kata punya dan pronomina jamak ditandai kata orang. Satu-satunya afiks Melayu yang masih dipakai sampai sekarang adalah tər- dan bər-.Ciri khas lainnya:Ada menjadi partikel progresif.Penyusutan bentuk ini dan itu sebelum kata benda menjadi penentu (determiner).Kata kerja pərgi disusutkan dan menjadi kata depan yang bermakna 'ke'.Konstruksi kausatif dibentuk menggunakan kasi, bəri, bikin, atau buat.Kata depan tunggal, biasanya sama, dipakai untuk sejumlah fungsi, termasuk objek langsung dan tidak langsung.Contoh: Rumah-ku menjadi Saya punya rumah Saya pukul dia menjadi Saya kasi pukul dia Megat dipukul Robert menjadi Megat dipukul dek RobertBahasa Melayu Pasar masih dipakai dengan lingkup terbatas di Singapura dan Malaysia. Efek terpentingnya adalah bahasa pidgin Melayu mengalami kreolisasi dan memunculkan beberapa bahasa baru.
  • In addition to its classical and literary form, Malay has various regional dialects established before the rise of the Malaccan Sultanate. But beyond these, Malay spread through interethnic contact and trade across the Malay archipelago as far as the Philippines. This contact resulted in a lingua franca that was called Bazaar Malay or low Malay. It is generally believed that Bazaar Malay was a pidgin, influenced by contact among Malay, Chinese, Portuguese, and Dutch traders.Besides the general simplification that occurs with pidgins, the Malay lingua franca had several distinctive characteristics. One that possessives were formed with punya 'its owner'; another that plural pronouns were formed with orang 'person'. The only Malayic affixes that remained productive were tər- and bər-.Other features:Ada became a progressive particle.Reduced forms of ini 'this' and itu 'that' before a noun became determiners.The verb pərgi 'go' was reduced, and became a preposition 'towards'.Causative constructions were formed with kasi or bəri 'to give' or bikin or buat 'to make'.A single preposition, often sama, was used for multiple functions, including direct and indirect object.For example, Rumah-ku 'my house' becomes Saya punya rumah Saya pukul dia 'I hit him' becomes Saya kasi pukul dia Megat dipukul Robert 'Megat is hit by Robert' becomes Megat dipukul dek RobertBazaar Malay is still used to a limited extent in Singapore and Malaysia. The most important consequence, however, has been that pidgin Malay creolized, creating several new languages.
dbpedia-owl:wikiPageID
  • 3708407 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageLength
  • 652 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageOutDegree
  • 13 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageRevisionID
  • 101312280 (xsd:integer)
dbpedia-owl:wikiPageWikiLink
prop-fr:wikiPageUsesTemplate
dcterms:subject
rdfs:comment
  • Comme beaucoup d'autres langues, le malais et l'indonésien ont donné naissance à des créoles. On identifie ainsi : le malais baba de Singapour ; le malais de Malacca ; le malais de Sri Lanka.
  • In addition to its classical and literary form, Malay has various regional dialects established before the rise of the Malaccan Sultanate. But beyond these, Malay spread through interethnic contact and trade across the Malay archipelago as far as the Philippines. This contact resulted in a lingua franca that was called Bazaar Malay or low Malay.
  • Selain bentuk klasik dan sastranya, bahasa Melayu sudah memiliki beragam dialek regional sebelum berdirinya Kesultanan Malaka. Bahasa Melayu menyebar melalui kontak antaretnis dan perdagangan di seluruh kepulauan Melayu sampai Filipina. Kontak ini menghasilkan lingua franca yang disebut bahasa Melayu Pasar atau bahasa Melayu rendah.
rdfs:label
  • Créole malais
  • Bahasa dagang dan kreol Melayu
  • Malay trade and creole languages
owl:sameAs
http://www.w3.org/ns/prov#wasDerivedFrom
foaf:isPrimaryTopicOf
is dbpedia-owl:wikiPageWikiLink of
is foaf:primaryTopic of